Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

Seleksi Capaska KBB 2026 Dimulai, Kesbangpol Terapkan Sistem Digital Transparan

315
×

Seleksi Capaska KBB 2026 Dimulai, Kesbangpol Terapkan Sistem Digital Transparan

Share this article
Example 468x60

Radarinterpol.com—Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Barat mulai melaksanakan proses Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2026 yang digelar di Aula Ballroom Gedung B, Lantai 4, komplek Kantor Pemerintahan Daerah Kabupaten Bandung, Senin, (11/05/2026).

Kegiatan ini menjadi tahapan penting dalam menyiapkan pelajar terbaik yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI mendatang.

Pelaksanaan seleksi tahun ini mengusung sistem berbasis digital yang dinilai lebih modern, terbuka, dan objektif. Seluruh tahapan, mulai dari proses pendaftaran hingga penilaian peserta, dilakukan secara online untuk memastikan transparansi selama proses seleksi berlangsung.

Kepala Bidang Kesatuan Bangsa pada Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Jaja, S.Sos., mengatakan, mekanisme seleksi mengacu pada sistem nasional yang diterapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dengan demikian, seluruh proses berjalan sesuai standar dan ketentuan pemerintah pusat.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar, pendaftaran dilakukan secara online dan seluruh tahapan seleksi menggunakan sistem yang transparan, panitia hanya menjalankan mekanisme yang sudah ditetapkan,” ucap Jaja.

Jaja menjelaskan, peserta seleksi berasal dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah di wilayah Kabupaten Bandung Barat, minat pelajar untuk mengikuti seleksi Capaska tahun ini terbilang tinggi, tercatat sebanyak 333 peserta mendaftar dan terlebih dahulu mengikuti tahapan verifikasi administrasi sebelum melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.

“Dalam proses seleksi, peserta akan menjalani sejumlah tahapan, di antaranya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), pemeriksaan kesehatan, tes kemampuan fisik, serta wawancara kepribadian, tahapan ini dirancang guna menghasilkan anggota Paskibraka yang tidak hanya memiliki kesiapan fisik, tetapi juga mental kuat, kecerdasan intelektual, serta jiwa nasionalisme yang tinggi,” ujarnya.

Menurut Jaja, penerapan sistem digital menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama tanpa adanya perlakuan khusus maupun intervensi pihak tertentu.

“Seleksi ini sepenuhnya mengutamakan kemampuan peserta, tidak ada titipan ataupun kuota wilayah tertentu, semua peserta bersaing secara sehat dan profesional,” ungkapnya.

Jaja menambahkan, pelaksanaan seleksi Capaska juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, cinta tanah air, serta memiliki semangat kebangsaan yang kuat berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Jaja menerangkan, selain menjadi ajang penjaringan calon pengibar bendera pusaka, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai sarana pembinaan karakter dan kepemimpinan bagi para pelajar agar mampu menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Dengan semangat nasionalisme yang terus ditanamkan, peserta yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta membawa nama baik Kabupaten Bandung Barat di tingkat provinsi hingga nasional,” pungkasnya. (Hendra)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *