KBB,Radarinterpol.com—Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar kegiatan buka puasa bersama yang diikuti jajaran struktur partai mulai dari tingkat DPTD hingga berbagai bidang kepengurusan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat yang merupakan kader PKS.
Acara berlangsung di Kantor DPD PKS Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (14/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Mahdi menyampaikan permohonan maaf karena tidak semua struktur partai dapat diundang pada kegiatan tersebut. Hal itu disebabkan keterbatasan kapasitas tempat.
“Kami memohon maaf apabila tidak semua struktur yang berada di bawah dapat hadir, mengingat kapasitas tempat yang terbatas. Mudah-mudahan pada kegiatan halal bihalal nanti kita bisa kembali bersilaturahmi dengan lebih banyak rekan-rekan,” ujarnya.
Menurut Mahdi, kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk memperkuat soliditas kader serta mempererat silaturahmi antarstruktur partai, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Ia berharap pertemuan tersebut mampu semakin memperkuat kekompakan kader serta meningkatkan militansi dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk persiapan menuju Pemilu 2029.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap soliditas struktur semakin kuat dan militansi kader terus terbangun sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahun 2029,” katanya.
PKS Kabupaten Bandung Barat sendiri menargetkan perolehan 13 kursi DPRD pada Pemilu 2029 mendatang. Menurut Mahdi, target tersebut dinilai realistis apabila didukung oleh kekuatan struktur yang solid serta kerja politik yang terorganisasi.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan utama PKS terletak pada pembinaan kader yang dilakukan secara berkelanjutan. Sebagai partai yang mengusung konsep dakwah, berbagai kegiatan partai selalu diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai dakwah dalam kehidupan bermasyarakat.
“PKS merupakan partai dakwah, sehingga berbagai aktivitas yang dilakukan selalu diarahkan dalam rangka dakwah. Karena itu, setiap kegiatan memiliki nilai lebih bagi kader maupun masyarakat,” jelasnya.

Mahdi menambahkan, kegiatan pembinaan kader di internal PKS berlangsung secara rutin hampir setiap hari. Proses pembinaan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kekompakan dan ketahanan kader partai.
Dengan pembinaan yang konsisten, ia optimistis para kader PKS akan semakin solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan politik di masa mendatang.
“Ketika kader terus dibina, maka soliditas akan semakin kuat. Dengan begitu, jika ada tantangan atau tekanan sebesar apa pun, insyaallah PKS tetap kokoh,” pungkasnya. ( Hendra )
















