Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

Satgas Citarum Harum dan KPSBU Lembang Latih Peternak Pasirhalang Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik

302
×

Satgas Citarum Harum dan KPSBU Lembang Latih Peternak Pasirhalang Olah Limbah Sapi Jadi Pupuk Organik

Share this article
Example 468x60

KBB, Radarinterpol.com — Upaya menekan pencemaran lingkungan dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) terus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Kali ini, Satgas Citarum Harum Sektor 8 bersama Koperasi Peternak Sapi Bandung Utara (KPSBU) Lembang menggelar sosialisasi dan pelatihan pengelolaan limbah kotoran hewan (kohe) sapi di Aula Desa Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (14/10/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peternak mengenai pentingnya pengelolaan limbah peternakan yang ramah lingkungan sekaligus berpotensi memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Acara ini dihadiri jajaran Satgas Citarum Harum Sektor 8, pengurus KPSBU Lembang, Kepala Desa Pasirhalang Soleh Muslihad, serta ratusan peternak sapi perah.

Kepala Desa Pasirhalang, Soleh Muslihad, mengatakan, penanganan limbah kotoran sapi perlu menjadi perhatian bersama, terutama untuk mencegah dampak pencemaran yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kondisi musim kemarau terkadang membuat limbah lebih cepat mengering sehingga dampaknya belum terlalu terlihat. Namun, persoalan tersebut berpotensi semakin besar ketika memasuki musim hujan. Limbah yang terbawa aliran air dapat mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga, termasuk masyarakat yang tidak memiliki ternak sapi.

Ia menilai sosialisasi yang melibatkan KPSBU Lembang bersama Satgas Citarum Harum menjadi momentum bagi para peternak untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan kandang dan lingkungan.

Ia pun menghimbau, agar limbah tidak dibuang sembarangan, terutama ke selokan maupun saluran air yang mengalir ke permukiman warga.

Soleh mendorong para peternak memanfaatkan kotoran sapi melalui pengolahan yang tepat, seperti dijadikan kompos atau bahan budidaya yang memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, limbah peternakan tidak hanya dapat dikendalikan, tetapi juga berpeluang menjadi sumber pendapatan tambahan bagi peternak.

Soleh menambahkan, selain memberikan pemahaman mengenai higiene dan sanitasi kandang, kegiatan ini juga memperkenalkan metode pengolahan kohe sapi menjadi produk yang bermanfaat.

“Pengelolaan yang baik dinilai penting untuk mencegah limbah masuk ke aliran anak sungai yang bermuara ke Sungai Citarum,” ucapnya.

Soleh menjelaskan, salah satu metode yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut adalah pemanfaatan kotoran sapi sebagai media budidaya cacing tanah. Selain memiliki potensi nilai jual, budidaya ini menghasilkan kascing atau bekas media yang telah diproses oleh cacing.

“Kascing dikenal sebagai pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur tanah sekaligus meningkatkan kesuburannya. Melalui metode tersebut, peternak diharapkan mampu mengubah limbah yang sebelumnya berpotensi mencemari lingkungan menjadi produk yang berguna dan bernilai ekonomis,” tambahnya.

Ia menuturkan, kolaborasi Satgas Citarum Harum Sektor 8, KPSBU Lembang, dan pemerintah desa ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengelolaan limbah peternakan secara berkelanjutan.

“Kesadaran peternak dalam menjaga kebersihan kandang dan mengolah kohe secara tepat menjadi salah satu langkah penting untuk melindungi lingkungan serta mendukung upaya pemulihan kualitas air di kawasan DAS Citarum,” pungkasnya. (Hdr/Rn)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *