RADARINTERPOL.COM – HUMBAHAS
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan banjir dan genangan air di Kota Doloksanggul. Bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Pemkab Humbahas melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan gorong-gorong atau cross drain, Jumat (29/05/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi genangan air di beberapa ruas jalan utama Kota Doloksanggul, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH diwakili Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Anggiat Simanullang. Turut mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Renward Henry Marpaung bersama tim teknis dari BBPJN Sumatera Utara.
Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Ruas Jalan Batas Kabupaten Dairi–Doloksanggul Km 47+965 tepat di depan Kantor UPT KPH Wilayah XIII Doloksanggul, Km 49+400 di kawasan Simpang Empat Doloksanggul, serta Ruas Jalan Doloksanggul–Siborongborong Km 2+150 di kawasan Aek Marsasar.
Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menentukan langkah teknis pembangunan drainase yang dinilai mendesak guna mengurangi genangan air yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.
Pembangunan gorong-gorong atau cross drain itu nantinya akan dilaksanakan oleh BBPJN Sumatera Utara melalui Program Preservasi Jalan Nasional Tahun Anggaran 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BBPJN Sumatera Utara terhadap penanganan banjir di Kota Doloksanggul. Menurut Pemkab Humbahas, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Selain titik yang telah direncanakan, Pemkab Humbahas juga mengusulkan tambahan pembangunan cross drain dan saluran drainase di sejumlah lokasi rawan genangan lainnya, seperti di depan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), kawasan Simpang Gonting Bulu–Simangaronsang, hingga lanjutan pembangunan saluran semen di depan Kantor BPJS Desa Pasaribu.
Usulan tambahan tersebut mendapat respons positif dari pihak BBPJN Sumatera Utara. Tim BBPJN menyatakan akan segera melakukan kajian teknis lanjutan agar penanganan sistem drainase di Kota Doloksanggul dapat dilakukan secara menyeluruh dan efektif.
Melalui pembangunan cross drain ini, diharapkan persoalan banjir dan genangan air yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat diminimalisir. Selain itu, keberadaan sistem drainase yang baik juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, serta memperlancar mobilitas masyarakat di kawasan Kota Doloksanggul. ( P Lumbangaol)
















