Example floating
Example floating
KepolisianPemerintahanRegional

Semangat Persatuan Menggema, Pembangunan Tugu Si Raja Lumban Gaol Didorong Jadi Simbol Warisan Budaya Batak

132
×

Semangat Persatuan Menggema, Pembangunan Tugu Si Raja Lumban Gaol Didorong Jadi Simbol Warisan Budaya Batak

Share this article
Example 468x60

 

Radarinterpol.com – Humbahas—Semangat persatuan dan kebersamaan keluarga besar Pomparan Si Raja Lumban Gaol menggema dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Penguatan Panitia Pembangunan Tugu Raja Lumban Gaol yang digelar di Hotel Grand Maju Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (28/05/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan antar pomparan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan Tugu Si Raja Lumban Gaol sebagai simbol penghormatan kepada leluhur dan pelestarian budaya Batak.

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH., MH melalui Sekretaris DPRD Humbahas, Nipson Lumban Gaol, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tugu tersebut. Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Nipson Lumban Gaol, ditegaskan bahwa pembangunan tugu memiliki makna besar bagi generasi masa kini maupun generasi mendatang.

Menurut Bupati, keberadaan tugu bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi juga menjadi lambang identitas, sejarah, dan persatuan keluarga besar keturunan Raja Lumban Gaol yang tersebar di berbagai daerah.

“Pembangunan Tugu Raja Lumban Gaol merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur serta simbol kebersamaan seluruh pomparan. Ini menjadi warisan budaya yang akan terus dikenang dan dijaga oleh generasi penerus,” ujar Nipson Lumban Gaol saat membacakan sambutan Bupati.

Bupati juga menilai semangat gotong royong yang ditunjukkan keluarga besar Lumban Gaol menjadi contoh positif dalam menjaga nilai-nilai budaya Batak di tengah perkembangan zaman dan tantangan globalisasi.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas menekankan bahwa parsadaan marga memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat Batak. Parsadaan bukan hanya tempat berkumpul, tetapi menjadi wadah menjaga adat istiadat, mempererat kekeluargaan, dan meneruskan pesan-pesan leluhur kepada anak cucu.

Ia juga mengajak seluruh Pomparan Si Raja Lumban Gaol untuk terus mendukung program pembangunan daerah, terutama di sektor pertanian, pendidikan, dan pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal yang saat ini menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

“Kolaborasi antara masyarakat adat dan pemerintah sangat penting untuk membangun Humbang Hasundutan yang maju namun tetap berakar pada budaya dan nilai-nilai kearifan lokal,” lanjutnya.

Selain rapat koordinasi pembangunan tugu, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan pengurus Parsadaan Pomparan Si Raja Lumban Gaol Kabupaten Humbang Hasundutan periode terbaru.

Adapun susunan pengurus yang dikukuhkan yakni Ketua Parman Lumban Gaol, Wakil Ketua I Goster Lumban Gaol, Wakil Ketua II Lamro Agave Meha, Wakil Ketua III Tonny Lumban Gaol, Sekretaris Pahala Lumban Gaol, Wakil Sekretaris Sanggam Lumban Gaol, Bendahara Umum Jonser Lumban Gaol, serta Wakil Bendahara Nipson Lumban Gaol.

Ketua Parsadaan Pomparan Si Raja Lumban Gaol Kabupaten Humbang Hasundutan, Parman Lumban Gaol, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Humbahas terhadap keluarga besar Pomparan Raja Lumban Gaol.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat semakin memperkuat solidaritas dan kekompakan seluruh pomparan dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan pembangunan tugu yang sedang direncanakan.

“Dengan adanya kepengurusan yang baru, kita berharap rasa persaudaraan semakin kuat. Kami mengajak seluruh keturunan Raja Lumban Gaol untuk bersama-sama mendukung pembangunan tugu ini demi menghormati leluhur dan menjaga warisan budaya kita,” ungkapnya.

Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diwarnai semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya Batak.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai adat, persaudaraan, dan penghormatan kepada leluhur masih terus hidup di tengah masyarakat Humbang Hasundutan dan menjadi fondasi penting dalam membangun generasi yang berbudaya dan bermartabat. ( P Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *