Example floating
Example floating
OrganisasiPemerintahanRegional

Grand Final FLS3N KBB 2026 Hadirkan Beragam Penampilan Seni dan Sastra

442
×

Grand Final FLS3N KBB 2026 Hadirkan Beragam Penampilan Seni dan Sastra

Share this article
Example 468x60

KBB, Radarinterpol.com—Grand Final Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar tingkat Kabupaten Bandung Barat berlangsung semarak di Gumilang Regency Hotel, Jl. Dr. Setiabudi Bandung, Rabu (20/05/2026). Kegiatan ini diikuti pelajar SD dari berbagai kecamatan yang tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra.

Para peserta unjuk kemampuan di hadapan dewan juri, kepala sekolah, guru pendamping, hingga orang tua siswa yang turut memberikan dukungan selama perlombaan berlangsung.

Kegiatan grand final ini dibuka oleh Dr. Popi Siti Ichsanniaty selaku Analis Kebijakan Sub Koordinator Kesiswaan SD, dalam sambutannya ia mengatakan, FLS3N menjadi sarana penting untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan bakat siswa sejak usia dini.

“Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga wadah pembentukan karakter serta peningkatan rasa percaya diri anak,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dengan fasilitas yang ada, mudah-mudahan peserta yang menang dapat melaju hingga tingkat provinsi.

Popi mengingatkan, seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Selain itu, dewan juri diminta memberikan penilaian secara objektif dan transparan agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.

Prestasi Kabupaten Bandung Barat pada pelaksanaan tahun sebelumnya turut menjadi motivasi tersendiri bagi peserta. Saat itu, wakil KBB pada cabang menyanyi solo berhasil menembus 10 besar tingkat nasional.

“Dalam grand final tahun ini, sejumlah cabang lomba dipertandingkan, mulai dari mendongeng, tari, kriya kerajinan tangan, menyanyi solo, pantomim, menulis cerita pendek (cerpen), hingga gambar bercerita. Peserta yang mengikuti kompetisi berasal dari siswa kelas 3 sampai kelas 5 sekolah dasar,” ungkapnya.

Pada cabang mendongeng, penilaian mencakup teknik vokal, ekspresi, penguasaan panggung, kreativitas penggunaan properti, serta ketepatan waktu tampil.

Sementara di cabang tari, dewan juri menilai keserasian gerakan dengan musik, penghayatan, kreativitas koreografi, dan kesesuaian kostum yang dikenakan peserta.

Untuk kategori menyanyi solo, aspek penilaian meliputi kualitas vokal, ketepatan nada, teknik pernapasan, hingga penghayatan lagu saat tampil di atas panggung.

Adapun lomba pantomim menitikberatkan pada kemampuan peserta menyampaikan cerita melalui ekspresi wajah dan gerak tubuh tanpa dialog.

Di cabang cerpen, peserta diuji dalam menyusun alur cerita, orisinalitas ide, penggunaan bahasa, serta ketepatan penulisan sesuai kaidah bahasa Indonesia.

Sedangkan pada lomba gambar bercerita, kreativitas ilustrasi, teknik menggambar dan mewarnai, hingga kemampuan menyampaikan pesan visual menjadi poin utama penilaian.

Popi berharap, melalui kegiatan FLS3N ini lahir generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan mampu berprestasi hingga tingkat nasional melalui pengembangan bakat di bidang seni dan sastra. ( Hendra )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *