Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

Transformasi Bundaran Jati: Dari Lalu Lintas ke Landmark Bersejarah

338
×

Transformasi Bundaran Jati: Dari Lalu Lintas ke Landmark Bersejarah

Share this article
Example 468x60

Cimahi, 21-01-2026 –  Bundaran Jati di Kota Cimahi kini tampil lebih dari sekadar titik persimpangan lalu lintas—ruang ini berubah menjadi ikon bersejarah yang mencerminkan identitas kota. Penataan terbaru memperkuat karakter publik dengan pemasangan tiga meriam rudal jenis Raphael di sekeliling bundaran sebagai ornamen khas yang sarat makna.

Peresmian ornamen tersebut dilakukan oleh Wali Kota Cimahi bersama dengan jajaran perangkat daerah serta perwakilan dari Pussenarhanud. Hadirnya tiga meriam itu bukan dimaksudkan sebagai alat pertahanan, melainkan sebagai bagian dari estetika kota sekaligus simbol kuat hubungan historis Cimahi dengan aspek militer. Kota ini sejak lama dikenal sebagai pusat pendidikan militer dan kegiatan militer, sehingga ornamen ini diharapkan memberi nilai historis bagi ruang publik tersebut.

Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menyatakan bahwa meriam yang dipasang merupakan alutsista tua dari masa lalu yang sudah tidak lagi aktif. Penempatan meriam jenis ini bertujuan untuk memperkaya tampilan visual bundaran sekaligus menonjolkan jati diri Kota Cimahi melalui elemen sejarah yang mudah dikenali oleh masyarakat maupun pengunjung.

Pihak Pussenarhanud menegaskan bahwa tiga meriam tersebut dipinjamkan kepada Pemkot Cimahi dan tetap tercatat sebagai barang milik TNI Angkatan Darat. Koordinasi administratif antara kedua pihak akan terus dilakukan agar pemanfaatan ornamen berjalan sesuai aturan. Meski secara permanen dipajang di kawasan publik, status kepemilikan tetap berada di institusi asalnya.

Dengan hadirnya ornamen meriam di Bundaran Jati, Pemerintah Kota Cimahi berharap ruang ini menjadi tidak hanya rapi secara visual, tetapi juga sarat narasi sejarah yang mencerminkan jati diri kota. Langkah ini juga diharapkan bisa memperkaya pengalaman masyarakat yang melewati maupun menggunakan ruang publik tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. ( HS )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *