Humbang Hasundutan —Radarinterpol.com
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda dengan menggelar edukasi keuangan dan gerakan menabung sejak dini bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program ini dilaksanakan sebagai langkah nyata membangun karakter pelajar yang cerdas finansial, disiplin, dan mandiri dalam mengelola keuangan sejak usia sekolah.
Kegiatan edukasi tersebut berlangsung di UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul, Senin (18/5/2026), dan diikuti ratusan siswa-siswi kelas VII dan VIII. Pemerintah Kabupaten Humbahas menghadirkan berbagai pihak dalam kegiatan ini, mulai dari Dinas Pendidikan hingga sejumlah lembaga jasa keuangan seperti Bank Mandiri, Bank Sumut, Bank BNI, dan Bank BRI yang turut memberikan pemahaman langsung kepada para pelajar mengenai pentingnya budaya menabung.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Mariani F. Sinaga mengatakan bahwa edukasi keuangan menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Menurutnya, kebiasaan menabung harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak terbiasa hidup hemat dan mampu mengatur keuangan dengan baik.
Ia menuturkan bahwa perkembangan zaman saat ini menuntut generasi muda tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan secara bijaksana. Dengan memahami cara mengatur uang sejak usia sekolah, para siswa diharapkan mampu membangun kebiasaan positif yang akan berguna hingga dewasa nanti.
“Budaya menabung harus dimulai sejak dini karena dari kebiasaan sederhana itulah anak-anak belajar disiplin, menghargai uang, dan memahami pentingnya perencanaan masa depan. Ini merupakan investasi karakter bagi generasi muda,” ujar Mariani F. Sinaga di hadapan para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi tentang pentingnya menabung, pengenalan layanan perbankan, manfaat memiliki rekening tabungan, hingga cara sederhana mengelola uang saku secara bijak. Para pelajar juga diajak memahami bahwa menabung bukan hanya menyimpan uang, tetapi juga melatih tanggung jawab dan perencanaan keuangan sejak dini.
Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Dari sekitar 618 siswa yang mengikuti edukasi keuangan tersebut, sebanyak kurang lebih 585 siswa telah difasilitasi untuk membuka rekening tabungan oleh pihak perbankan. Langkah ini diharapkan menjadi awal tumbuhnya kebiasaan menabung secara rutin di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Kepala UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul, Seventina Purba, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Humbahas terhadap pendidikan karakter dan literasi keuangan bagi pelajar. Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman nyata kepada siswa tentang pentingnya mengelola keuangan dengan baik.
Menurutnya, pendidikan tentang pengelolaan keuangan sangat relevan diterapkan di sekolah karena mampu membentuk pola pikir siswa agar lebih disiplin, mandiri, dan bijak dalam menggunakan uang. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai sekolah di Humbang Hasundutan.
“Kami melihat para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Edukasi seperti ini penting agar anak-anak memahami sejak dini bagaimana mengatur keuangan dan memiliki kebiasaan menabung untuk masa depan mereka,” ungkap Seventina Purba.
Program edukasi keuangan tersebut dijadwalkan berlanjut di UPT SMP Negeri 014 Sibuntuon Parpea pada 20 Mei 2026 dan SMP Swasta St. Lusia Doloksanggul pada 21 Mei 2026.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus meningkat. Selain memperluas akses layanan keuangan kepada pelajar, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang dengan kemampuan mengelola keuangan secara sehat, mandiri, dan bertanggung jawab. ( P Lumbangaol )
















