Example floating
Example floating
KepolisianNasional

Ketua DPR: Kekuatan Sejati Polri Terletak pada Kepercayaan Masyarakat, Bukan Sekadar Kewenangan

450
×

Ketua DPR: Kekuatan Sejati Polri Terletak pada Kepercayaan Masyarakat, Bukan Sekadar Kewenangan

Share this article
Example 468x60

Jakarta RadarInterpol.com — Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pesan penting terkait posisi dan peran strategis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa kekuatan sejati Polri tidak terletak pada seragam, senjata, atau kewenangan yang dimilikinya, melainkan pada tingkat kepercayaan rakyat terhadap institusi tersebut.

“Kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Tanpa kepercayaan masyarakat, sekuat apa pun aturan dan selengkap apa pun perlengkapan, Polri tidak akan dapat menjalankan fungsinya secara optimal,” ujar Puan dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa (1/7/2025).

Puan juga menekankan pentingnya reformasi berkelanjutan dalam tubuh Polri. Menurutnya, era keterbukaan informasi dan semakin tingginya ekspektasi masyarakat mengharuskan Polri untuk lebih transparan, responsif, dan humanis dalam melayani. “Polri tidak bisa bekerja dengan pendekatan kekuasaan. Yang dibutuhkan rakyat hari ini adalah rasa aman, rasa dilindungi, dan rasa diperlakukan adil,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya slogan “Polri Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) untuk benar-benar diterapkan secara menyeluruh, bukan hanya sebagai jargon atau kampanye semata.

“Jangan sampai slogan hanya menjadi hiasan. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana seluruh anggota Polri, dari tingkat pusat hingga ke desa-desa, benar-benar mewujudkannya dalam perilaku dan pelayanan nyata kepada rakyat,” tambahnya.

Puan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung proses perbaikan di institusi Polri, namun juga tidak segan mengkritisi bila ada penyimpangan. Ia percaya bahwa kritik yang membangun merupakan bagian dari cinta terhadap institusi negara.

“Polri bukanlah musuh rakyat. Polri adalah bagian dari rakyat. Maka ketika ada kritik, itu bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk memperbaiki,” pungkasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh jajaran Polri untuk kembali menegaskan komitmennya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat, serta menjawab tantangan zaman dengan profesionalisme dan integritas. ( erde )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *