Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

HUMBAHAS MENUJU PANGGUNG DUNIA: BUPATI OLOAN NABABAN DORONG PARFUM KEMENYAN GO GLOBAL

804
×

HUMBAHAS MENUJU PANGGUNG DUNIA: BUPATI OLOAN NABABAN DORONG PARFUM KEMENYAN GO GLOBAL

Share this article
Example 468x60

Humbahasas,Radarinterpol.com—Kabupaten Humbang Hasundutan kini menapaki langkah besar menuju panggung ekonomi dunia. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., Humbahas mulai dikenal bukan hanya sebagai penghasil kemenyan terbaik di dunia, tetapi juga sebagai pusat inovasi parfum alami berbahan dasar kemenyan.

Pada Selasa (14/10/2025), Bupati Oloan meninjau langsung proses pembuatan parfum di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Humbahas. Produk tersebut dikembangkan oleh UMKM Lamitana Atsiri Medicamento, binaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang menggunakan teknologi ekstraksi modern seperti Extractor Garnier dan Rotavapor untuk menghasilkan parfum berbasis minyak kemenyan murni.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan arah kebijakan ekonomi daerah ke depan: dari penghasil bahan mentah menjadi produsen produk bernilai tambah tinggi.

“Kopi dan kemenyan adalah dua identitas besar Humbang Hasundutan. Kita tidak boleh puas hanya menjual bahan mentah. Kita harus menjadi produsen, pengolah, dan inovator agar Humbahas dikenal dunia,” ujar Bupati Oloan dengan tegas.

Kadis Koperasi, Tenaga Kerja, dan UKM Nurliza Pasaribu menjelaskan bahwa teknologi penyulingan ini meningkatkan efisiensi dan menghasilkan minyak kemenyan berkualitas ekspor, dengan potensi nilai jual berlipat dari harga getah mentah yang hanya sekitar Rp300.000 per kilogram.

Produk Lamitana Atsiri Parfum merupakan hasil perpaduan antara minyak kemenyan Humbahas dan minyak atsiri tropis lainnya, menciptakan aroma mewah, lembut, dan tahan lama. Produk ini digadang-gadang menjadi ikon ekspor unggulan baru Indonesia di pasar parfum alami dunia.

Bupati juga meninjau langsung rantai pasok kemenyan di lapangan, termasuk mengunjungi pengusaha pengepul Idris Sihite, untuk memastikan bahwa ekonomi lokal ikut tumbuh dari hulu hingga hilir.

“Humbang Hasundutan tidak boleh berhenti pada ekspor mentah. Kita harus menjadi pusat pengolahan kemenyan dunia. Dari tanah kita, lahir inovasi berkelas internasional,” tegas Bupati.

Langkah ini sejalan dengan agenda nasional hilirisasi industri Indonesia serta misi Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan nilai tambah komoditas lokal. Melalui kolaborasi BRIN, UMKM, dan Pemerintah Daerah, Humbahas kini bersiap menjadi poros baru industri parfum alami Asia Tenggara. (P.Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *