KBB, Radarinterpol.com—Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, mendampingi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam peresmian proyek penataan Rest Area Ciater sekaligus peninjauan tugu perbatasan wilayah Lembang-Subang, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Bandung dan Bupati Subang. Kehadiran para kepala daerah ini menjadi wujud penguatan koordinasi lintas wilayah dalam mendorong pembangunan infrastruktur serta pengembangan potensi pariwisata regional.
Selain meresmikan hasil penataan kawasan Rest Area Ciater, rombongan juga meninjau kondisi tugu perbatasan untuk memastikan penataan kawasan dan infrastruktur di wilayah perbatasan berjalan dengan baik.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan para kepala daerah untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Gubernur Jawa Barat bersama Bupati Bandung Barat menyempatkan diri menyapa warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan.
Di tengah kegiatan tersebut, Bupati Jeje juga menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan perhatian kepada salah seorang warga yang tengah mengalami sakit.
Jeje menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah daerah tetangga. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan, khususnya dalam menangani persoalan infrastruktur jalan dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Menurutnya, kolaborasi antar pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.
“Kolaborasi lintas daerah dan dukungan penuh dari Pemprov Jabar menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan, mulai dari sektor pariwisata, infrastruktur jalan, hingga peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat,” ujar Jeje.
Melalui penataan Rest Area Ciater dan kawasan perbatasan Lembang-Subang, diharapkan wilayah tersebut semakin tertata, memiliki daya tarik wisata yang lebih baik, serta mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas.
Selain mendukung pengembangan sektor pariwisata, penataan kawasan perbatasan juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Jawa Barat. (Rini)
















