Humbahas,Radarinterpol.com—Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan entry meeting pemeriksaan kinerja atas efektivitas upaya Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dalam pelaksanaan program penuntasan Tuberkulosis (TBC) tahun anggaran 2024 dan triwulan III tahun anggaran 2025.
Pertemuan digelar di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Doloksanggul, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt Asisten Administrasi Umum Adrianus Mahulae, Plt Inspektur Lukman Pasaribu, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Alexander Gultom, Direktur RSUD Doloksanggul dr. Tiar Lusiana Sihombing, para Kepala UPT Puskesmas, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dari BPK Perwakilan Sumut hadir Hayatun Wardani, Ivanna Aulia, Intani Selcio, Nadya Dwilova Wiranata, dan Dalih Raharjo sebagai tim pemeriksa.
Dalam arahannya, Adrianus Mahulae menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC di Humbang Hasundutan. Ia menegaskan bahwa penanganan TBC tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, tetapi memerlukan dukungan lintas sektor.
“Penanganan TBC adalah tanggung jawab bersama. Semua perangkat daerah harus ikut mendukung agar upaya penuntasan TBC berjalan efektif dan berkelanjutan. Melalui entry meeting ini, kita berharap muncul langkah nyata dan komitmen bersama menuju Humbang Hasundutan bebas TBC,” ujar Adrianus.
Sementara itu, Hayatun Wardani dari BPK Sumut menjelaskan bahwa tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menilai efektivitas kebijakan, strategi, dan pelaksanaan program pemerintah daerah dalam penanganan TBC. Pemeriksaan terinci akan dilakukan mulai 21 Oktober hingga 19 November 2025.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan dan anggaran yang dialokasikan benar-benar berdampak signifikan terhadap pengendalian TBC di masyarakat,” jelasnya.
Melalui pemeriksaan ini, BPK berharap dapat memberikan rekomendasi yang konstruktif untuk memperkuat kebijakan daerah dan mendorong sinergi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat Humbang Hasundutan yang lebih sehat dan bebas TBC. (P.Lumbangaol)
















