Humbang Hasundutan, Radar Interpol — Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah yang berkelanjutan, Bapak Lasro Simbolon bersama Tim Transformasi Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA) melaksanakan audiensi dengan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., pada hari Kamis (26/2) di Ruang Kerja Bupati. Pertemuan strategis ini menandai komitmen bersama untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan perguruan tinggi.
Tiga Pilar Utama Pembahasan
Audiensi yang berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif ini memfokuskan pembahasan pada tiga agenda strategis yang saling terkait:
1. Konsolidasi Pengurus Parna Indonesia
Sebagai Wakil Ketua Umum sekaligus Formatur Parna Indonesia, Bapak Lasro Simbolon mengusulkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat soliditas organisasi. Parna Indonesia, sebagai wadah pemersatu masyarakat adat Batak, memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Konsolidasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas organisasi dalam berkontribusi aktif pada program-program pembangunan di Humbang Hasundutan dan wilayah lainnya.
2. Penguatan Punguan Simbolon Tuan Nahoda Raja
Agenda kedua berfokus pada konsolidasi Punguan Simbolon Tuan Nahoda Raja, sebuah organisasi yang memiliki makna historis dan kultural mendalam bagi marga Simbolon. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus melestarikan nilai-nilai adat istiadat yang menjadi identitas masyarakat Humbang Hasundutan. Pelestarian warisan budaya ini dianggap penting dalam menjaga jati diri daerah di tengah arus modernisasi.
3. Kerja Sama Strategis UNIKA dan Pemkab Humbang Hasundutan
Poin ketiga yang menjadi sorotan utama adalah rencana kerja sama komprehensif antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan Universitas Katolik Santo Thomas. Kolaborasi ini mencakup tiga bidang utama: peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan penelitian berbasis kebutuhan lokal, dan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Kerja sama ini diharapkan dapat menjembatani dunia akademik dengan realitas pembangunan di Humbang Hasundutan, menciptakan solusi-solusi inovatif yang berbasis bukti dan kearifan lokal.
Respons Positif Pemerintah Daerah
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., menyambut hangat seluruh inisiatif yang diusulkan dalam audiensi ini. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kolaborasi tripartit antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan perguruan tinggi merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah sangat terbuka untuk menjalin kemitraan strategis yang dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Humbang Hasundutan. Kerja sama dengan UNIKA dan penguatan organisasi adat seperti Parna Indonesia serta Punguan Simbolon Tuan Nahoda Raja adalah investasi penting untuk kemajuan bersama,” ujar Bupati Oloan.
Harapan dan Proyeksi Ke Depan
Audiensi ini diharapkan menjadi titik balik bagi terwujudnya berbagai program kolaboratif yang telah dirancang. Dengan dukungan penuh dari Bupati Humbang Hasundutan, Tim Transformasi UNIKA bersama Bapak Lasro Simbolon berkomitmen untuk segera merumuskan rencana aksi detail dan timeline implementasi yang jelas.
Pertemuan ini juga menegaskan bahwa pembangunan daerah yang berhasil memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Sinergi antara kekuatan pemerintahan, kearifan lokal yang diwakili organisasi adat, dan keilmuan dari perguruan tinggi dipercaya dapat menciptakan model pembangunan yang holistik dan berkeadilan.
Dengan langkah awal yang positif ini, Humbang Hasundutan menatap masa depan dengan optimisme, siap mengintegrasikan tradisi dan inovasi demi kesejahteraan rakyat.(P Lumbangaol)
















