Example floating
Example floating
KepolisianNasionalRegional

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Senen, Tiga Pemuda dan Senjata Tajam Diamankan

627
×

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran di Senen, Tiga Pemuda dan Senjata Tajam Diamankan

Share this article
Example 468x60

Jakarta,Radar interpol.com – Aksi tawuran yang hendak pecah di wilayah Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, berhasil digagalkan oleh Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.40 WIB. Dalam operasi tersebut, tiga pemuda berinisial BN (15), YU (24), dan AP (22) diamankan bersama sejumlah senjata tajam.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dari potensi konflik antar kelompok remaja. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi tak hanya sebatas menindak pelaku, namun juga sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak bangsa.

“Anak-anak ini perlu diarahkan. Tawuran bukan jalan hidup. Kita perlu hadir sebagai pembimbing, bukan sekadar penindak,” ujar Susatyo.

Saat diamankan, para pelaku sempat mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti di sekitar lokasi. Namun, tim patroli sigap mengamankan mereka berikut barang bukti yang mencakup:

  • 3 buah celurit
  • 2 bilah corbek
  • 2 busur panah dan 5 anak panah
  • 1 tombak
  • 2 stik golf
  • 3 unit ponsel

Kompol William Alexander, Kasat Samapta Polres Jakpus, menambahkan bahwa ketiga pemuda tersebut langsung diserahkan ke Polsek Senen untuk proses hukum lebih lanjut.

Ketiganya kini menjalani penyidikan atas dugaan kepemilikan senjata tajam tanpa izin dan terancam dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, yang memiliki ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara.

Susatyo juga mengimbau kepada orang tua, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar untuk lebih aktif membimbing para remaja agar tidak terjerumus dalam perilaku menyimpang. Ia menyarankan agar anak-anak diarahkan ke aktivitas positif seperti olahraga, kesenian, atau kegiatan keagamaan.

“Jangan biarkan mereka mencari identitas lewat kekerasan. Tugas kita bersama menjaga mereka tetap dijalan yang benar,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *