Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

Puncak ChiMa Awards 2026: Kota Cimahi Pacu Ekosistem Inovasi dan Targetkan 10 Besar Nasional

11
×

Puncak ChiMa Awards 2026: Kota Cimahi Pacu Ekosistem Inovasi dan Targetkan 10 Besar Nasional

Share this article
Example 468x60

​Cimahi, Radarinterpol.com — Pemerintah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) sukses menggelar malam penganugerahan Cimahi Motekar Awards (ChiMa) 2026 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Kamis (8/10/2026).

​Ajang tahunan edisi keenam sejak diprakarsai pada 2021 ini menjadi sarana apresiasi sekaligus pemacu motivasi bagi jajaran perangkat daerah, Aparatur Sipil Negara (ASN), pendidik, hingga unit pelayanan publik dalam menghasilkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

​Melalui ChiMa 2026, Pemkot Cimahi berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi, membangun budaya kerja yang adaptif, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang responsif dan efisien.

​Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa inovasi pelayanan publik bukan sekadar tren musiman, melainkan fondasi utama dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

​“Inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan bukanlah sekadar tren, melainkan pilar utama dalam menghadirkan pelayanan prima yang responsif, transparan, dan efisien bagi masyarakat,” ujar Ngatiyana di sela acara.

​Capaian Inovasi Melonjak, Incar Top 10 IGA 2026
​Komitmen Pemkot Cimahi tercermin dari pertumbuhan signifikan pada indikator inovasi daerah tahun ini. Pada 2026, BAPPERIDA mencatat sebanyak 305 usulan inovasi berhasil dihimpun. Dari jumlah tersebut, 207 inovasi didaftarkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk bersaing dalam ajang Innovative Government Awards (IGA) 2026.

​Jumlah tersebut melonjak 21 persen atau bertambah 36 inovasi dibandingkan tahun 2025 yang mencatatkan 171 inovasi. Sementara itu, berdasarkan penilaian mandiri, nilai Indeks Kematangan Inovasi Kota Cimahi naik 7,9 persen, dari 84,5 menjadi 91,16.

​Capaian positif ini memperkuat optimisme Pemkot Cimahi untuk menembus jajaran 10 besar kota paling inovatif secara nasional pada IGA 2026, tanpa mengesampingkan kualitas serta nilai kemanfaatan bagi publik.

​“Dengan modal kematangan ini, target Kota Cimahi untuk menembus 10 besar di antara kota-kota lainnya pada IGA 2026 semoga dapat kita wujudkan bersama,” tutur Ngatiyana.

​Enam Kategori dan Penguatan Kolaborasi Sektor
​ChiMa 2026 hadir dengan cakupan yang lebih luas melalui enam kategori penghargaan, meliputi Perangkat Daerah, UPTD/BLUD/Puskesmas/Kelurahan, Guru dan Tenaga Pendidik, Janji Politik Terinovatif, serta ASN Laki-laki dan Perempuan Terinovatif. Sebanyak 18 finalis terpilih berdasarkan penilaian ketat terhadap kontribusi dan kematangan inovasi.

​Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan kali ini diintegrasikan langsung dengan pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID). Langkah strategis ini memastikan setiap ajang kompetisi berkontribusi nyata terhadap indikator pembangunan daerah.

​Guna menjaga keberlanjutan ekosistem inovasi di tengah efisiensi anggaran, Pemkot Cimahi menggandeng mitra strategis seperti Bank BJB Cabang Kota Cimahi dan The Local Enablers (TLE) untuk mendampingi inovator non-pemerintah maupun gerakan masyarakat di tingkat akar rumput.

​Ke depan, BAPPERIDA merekomendasikan penguatan regulasi melalui payung hukum yang kokoh, percepatan inovasi teknis menjadi kebijakan strategis yang berdampak sistemik, serta penyelarasan inovasi dengan Indikator Kinerja Utama (IKU).

​“Inovasi harus ditingkatkan ke level program dan strategi agar dampaknya dirasakan langsung pada kesejahteraan publik,” tegas Ngatiyana. (Hs)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *