Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

BPD Se-Kecamatan Parongpong Resmi Dilantik, Diminta Bersinergi dengan Pemerintah Desa.

282
×

BPD Se-Kecamatan Parongpong Resmi Dilantik, Diminta Bersinergi dengan Pemerintah Desa.

Share this article
Example 468x60

KBB, Radarinterpol.com — Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026-2034 se-Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), resmi dilantik dan diambil sumpah/janji pada Rabu (30/9/2026).

Pelantikan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD KBB, yakni Ayi Sudrajat dari Fraksi Golkar, Ade Wawan dari PKB dan Hely Narni dari PKS. Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB Dudi Supriadi, Camat Parongpong Agus Ganjar Hidayat, serta tujuh kepala desa se-Kecamatan Parongpong.

Dalam sambutannya, Duddy Prabowo menyampaikan pesan Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail kepada seluruh anggota BPD yang baru dilantik. Ia mengucapkan selamat sekaligus berharap para anggota BPD mampu menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

“Semoga senantiasa diberikan kekuatan dan kemampuan dalam menjalankan amanat yang diberikan kepada Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian,” ujar Duddy.

Menurutnya, pengambilan sumpah dan janji tersebut memiliki makna penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Sejak dilantik, para anggota BPD secara resmi melekat tugas, kewajiban, hak, dan kewenangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Duddy menegaskan, BPD memiliki posisi strategis dalam tata kelola pemerintahan desa. Selain menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, BPD juga menjadi mitra kepala desa sekaligus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa.

Sementara itu, Camat Parongpong Agus Ganjar Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pemilihan BPD yang telah menjalankan proses pemilihan hingga menghasilkan anggota BPD yang mendapat kepercayaan masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh panitia pemilihan anggota BPD yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya. Mudah-mudahan para anggota terpilih mampu membangun desa demi kemajuan masyarakat di wilayah Kecamatan Parongpong,” katanya.

Agus juga menyampaikan penghargaan kepada anggota BPD periode sebelumnya atas pengabdian selama menjalankan tugas.

Ia berharap berbagai program dan perjuangan yang telah dilakukan dapat diteruskan oleh kepengurusan BPD yang baru.

Kepada anggota BPD yang baru dilantik, Agus berpesan agar dapat menjadi pionir dalam membangun kerja sama dengan pemerintah desa, terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia juga menyoroti terpenuhinya keterwakilan perempuan dalam keanggotaan BPD di Kecamatan Parongpong. Bahkan, di sejumlah wilayah, perempuan terpilih melalui proses pemilihan untuk mewakili masyarakat.

“Artinya, kiprah perempuan sudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Tinggal bagaimana pengurus BPD yang baru ini bisa bersinergi dengan pemerintah desa, menggali dan menyalurkan aspirasi masyarakat demi kemaslahatan dan kemajuan desa,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat dari Fraksi Golkar, H. Ayi Sudrajat, turut memberikan pesan kepada anggota BPD yang baru dilantik, para anggota BPD merupakan perwakilan masyarakat yang mendapatkan kepercayaan untuk menjalankan fungsi permusyawaratan di tingkat desa.

Ayi mengingatkan agar BPD tidak menempatkan diri sebagai pihak yang berseberangan dengan kepala desa. Sebaliknya, BPD harus menjadi mitra pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Jangan menjadi lawan, tetapi harus menjadi mitra. Pemerintahan desa itu ada kepala desa dan BPD. Harus seperti suami istri, saling mengisi dan melengkapi kekurangan agar pemerintahan berjalan lancar,” kata Ayi.

Ia berharap anggota BPD dan kepala desa dapat membangun komunikasi serta hubungan kerja yang harmonis. Ketidaksamaan langkah antara BPD dan pemerintah desa berpotensi menimbulkan persoalan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kami berharap mereka melaksanakan tugas dan fungsinya. Kalau tidak selaras dan tidak sejalan, akan terus terjadi benturan. Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi BPD dan kepala desa yang bertolak belakang, tetapi sama-sama berjalan untuk membangun desa masing-masing,” pungkasnya. (Hdr/Rn)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *