Example floating
Example floating
Uncategorized

Raffi Ahmad Donasikan 3 Unit Ambulans Untuk PMI Jawa Barat, Diserahkan Lewat Jeje Ritchie Ismail

727
×

Raffi Ahmad Donasikan 3 Unit Ambulans Untuk PMI Jawa Barat, Diserahkan Lewat Jeje Ritchie Ismail

Share this article
Example 468x60

Jawabarat, Radarinterpol.com—Sinergi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh tokoh publik di Jawa Barat. Utusan Khusus Presiden RI Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menyalurkan bantuan operasional berupa tiga unit mobil ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Barat.

Serah terima ambulans tersebut difasilitasi oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Ia menerima armada medis tersebut secara simbolis dan langsung meneruskannya kepada Ketua PMI Jawa Barat pada Rabu (17/6/2026).

Ketiga unit ambulans tersebut dialokasikan secara merata untuk menyokong kebutuhan medis di tiga wilayah, yaitu:

-1 Unit untuk PMI Provinsi Jawa Barat.

-1 Unit untuk PMI Kota Cimahi.

-1 Unit untuk PMI Kabupaten Bandung Barat.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif kemanusiaan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Raffi Ahmad.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi yang kuat antara sektor swasta, tokoh publik, dan pemerintah daerah guna mengoptimalkan pelayanan kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Aa Raffi. Bantuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi demi meningkatkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat,” ucap Jeje.

Jeje menambahkan, PMI memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam aksi-aksi darurat, seperti penanganan bencana, donor darah, hingga pertolongan medis pertama.

Ia berharap penambahan armada baru ini dapat memperluas jangkauan layanan PMI di masyarakat.

“Semoga ke depan kolaborasi seperti ini terus berjalan erat, sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan dan layanan kesehatan warga,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PMI Jawa Barat, Ruhanda, menyambut baik dan menyatakan rasa syukurnya atas bantuan armada darurat ini.

Ia menegaskan bahwa operasional kepalangmerahan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan organisasi sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018.

“Terima kasih kepada Aa Raffi Ahmad atas bantuannya, serta Pemkab Bandung Barat yang memfasilitasi penyerahan ini. Di Jawa Barat, kami melayani 27 kabupaten/kota selama 24 jam penuh,” kata Ruhanda.

Ruhanda tidak menampik bahwa kebutuhan kendaraan medis di wilayah Jawa Barat tergolong tinggi. Sejumlah daerah dinilai masih kekurangan mobil ambulans, atau memiliki armada yang kondisinya sudah kurang layak pakai.

“Bantuan ini sangat berarti bagi operasional kami ke depan. Insyaallah menjadi berkah dan memotivasi kami untuk melayani masyarakat secara lebih maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari pihak Raffi Ahmad mengungkapkan bahwa keputusan untuk memberikan bantuan ke wilayah-wilayah tersebut berawal dari sebuah pengalaman langsung di lapangan.

“Beberapa bulan lalu, kami sempat turun langsung membantu penanganan bencana di Kabupaten Bandung Barat. Kedekatan emosional dari momen itulah yang membuat kami memprioritaskan wilayah Bandung Barat, Cimahi, dan Jawa Barat secara umum,” tutur perwakilan tersebut.

Pihak Raffi Ahmad juga menegaskan bahwa aksi sosial semacam ini tidak akan berhenti sampai di sini. Mereka berkomitmen untuk terus berupaya menyalurkan bantuan ke wilayah-wilayah lain yang membutuhkan, serta membuka pintu kolaborasi bagi semua pihak yang memiliki visi kemanusiaan yang sama. ( Hendra )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemkab Humbahas dan Tapanuli Selatan Resmikan Kerja Sama Strategis Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Radarihterpol-Humbahas ,-Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pertanian sebagai langkah nyata mendukung pengendalian inflasi daerah dan memperkuat ketahanan pangan. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama yang dilaksanakan di Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Jumat (19/6/2026). Kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua pemerintah daerah dalam membangun sinergi lintas wilayah guna memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi yang berkembang saat ini. Rombongan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba mewakili Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sabar H. Purba, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan, Kabag Hukum Syahrizal Simamora, Kabag Perekonomian dan SDA Mariani Sinaga, Sekretaris Kopenaker Manongam Pasaribu serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Kedatangan rombongan Pemkab Humbahas disambut langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga bersama Sekretaris Daerah Sofyan Adil, para asisten dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama antara kedua daerah. Menurutnya, kolaborasi antar daerah merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif. Dengan potensi pertanian yang dimiliki masing-masing daerah, kita optimistis dapat menjaga ketersediaan pangan, memperlancar distribusi komoditas, dan mendukung pengendalian inflasi secara berkelanjutan,” ujarnya. Sementara itu, mewakili Bupati Humbahas, Martogi Purba menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang kuat antar daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat rantai pasok pangan, dan memperluas akses pasar bagi petani. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun antara Kabupaten Humbang Hasundutan dan Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan langkah konkret dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Selain menjaga stabilitas harga, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani melalui terbukanya peluang pemasaran hasil pertanian yang lebih luas. Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 12 Mei 2026 di Kabupaten Humbang Hasundutan. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah telah membahas berbagai peluang kerja sama strategis yang dapat dikembangkan bersama, khususnya dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan. Melalui kesepakatan yang telah ditandatangani, kedua daerah berkomitmen meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat distribusi dan pemasaran hasil pertanian, menjaga stabilitas harga komoditas strategis, serta mendukung upaya pengendalian inflasi daerah secara berkelanjutan. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi model sinergi antar daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang erat, kedua pemerintah daerah optimistis mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian. Di akhir kegiatan, kedua belah pihak melakukan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan semangat kebersamaan dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Sumatera Utara. (P.Lumbagaol)
Uncategorized

  Radarihterpol-Humbahas ,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas)…