Example floating
Example floating
PemerintahanRegionalUmum

Warga Terdampak Bencana Di Panggugunan Berpulang, Bupati Humbang Hasundutan Sampaikan Duka Mendalam 

623
×

Warga Terdampak Bencana Di Panggugunan Berpulang, Bupati Humbang Hasundutan Sampaikan Duka Mendalam 

Share this article
Example 468x60

Radarinterpol.com-Humbahas,- Duka kembali menyelimuti Kabupaten Humbang Hasundutan di tengah upaya pemulihan pasca bencana alam yang melanda sejumlah wilayah beberapa hari terakhir. Salah satu warga terdampak, Bapak Levinder Simanullang (A. Elisabeth), berpulang ke rumah Bapa di Surga pada Sabtu, 13 Desember 2025, pukul 05.00 WIB di RSUD Doloksanggul.

Kepergian almarhum menambah rasa kehilangan mendalam di tengah masa sulit yang sedang dihadapi masyarakat Humbang Hasundutan akibat banjir dan longsor yang merusak fasilitas umum, perumahan, serta mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

Mendengar kabar duka tersebut, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Dengan penuh kepedulian, Bupati memerintahkan agar jenazah almarhum segera dipulangkan ke rumah duka di Desa Panggugunan, Kecamatan Baktiraja. Arahan ini langsung ditindaklanjuti oleh Direktur RSUD Doloksanggul, Kepala Pelaksana BPBD, serta Plt. Kepala Dinas Sosial, sebagai representasi resmi pemerintah daerah.

Bupati menegaskan bahwa perhatian pemerintah bukan sekadar bentuk tanggung jawab, tetapi panggilan moral untuk hadir di tengah penderitaan warga.

Dalam pernyataan resminya, Bupati mengatakan: “Humbang Hasundutan sedang berduka, dan kehilangan ini adalah kehilangan kita bersama. Almarhum adalah bagian dari keluarga besar masyarakat Humbang Hasundutan. Pemerintah akan terus memastikan seluruh warga terdampak bencana mendapatkan pendampingan, termasuk keluarga yang ditinggalkan. Kiranya Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga, dan almarhum beristirahat dalam damai.”

Pernyataan Bupati ini sekaligus menjadi pengingat akan kuatnya rasa solidaritas antara pemerintah dan masyarakat, terlebih pada saat masa krisis berlangsung.

Almarhum Levinder Simanullang dikenal sebagai sosok yang rendah hati, ramah kepada siapa saja, dan memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar. Warga Desa Panggugunan menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar karena almarhum dikenal aktif menghadiri kegiatan sosial dan keagamaan.

Salah seorang tetangga menyebut, “Almarhum orangnya tidak pernah menyusahkan orang lain. Kalau ada acara atau gotong royong, beliau selalu hadir. Berat sekali menerima kenyataan ini, apalagi di tengah bencana seperti sekarang.”

Suasana haru menyelimuti keluarga saat jenazah diberangkatkan menuju rumah duka. Walau kesedihan tidak dapat disembunyikan, keluarga merasa sedikit terhibur karena pemerintah daerah menunjukkan kepedulian dan kehadiran nyata bagi mereka yang sedang berduka.

Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa dampak bencana bukan hanya kerusakan fisik dan materi, tetapi juga membawa luka emosional yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan kembali komitmennya untuk memberikan pendampingan psikososial, kesehatan, serta bantuan yang diperlukan bagi warga terdampak.

Bupati Oloan P. Nababan menyampaikan bahwa setiap nyawa adalah prioritas. Kehilangan satu warga adalah duka bagi seluruh pemerintah dan masyarakat.

“Kami akan terus bekerja tanpa henti memastikan pemulihan berjalan cepat dan tepat. Tidak hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memulihkan harapan masyarakat. Kita akan bangkit bersama,” tegas Bupati.

Di tengah masa pemulihan yang masih panjang, Bupati mengajak seluruh masyarakat Humbang Hasundutan untuk saling mendukung dan tetap menjaga semangat kebersamaan. Musibah yang terjadi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas antarwarga.

Pemerintah juga tetap membuka ruang bagi masyarakat, lembaga, dan relawan yang ingin membantu pemulihan di Desa Panggugunan maupun desa lain yang terdampak.

Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat. Semoga segala amal ibadah dan kebaikan almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dengan penuh belasungkawa, masyarakat dan pemerintah menyampaikan doa:

“Tuhan kiranya memberikan jalan terang bagi almarhum, serta kekuatan, penghiburan, dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan. Dalam setiap luka, kiranya Tuhan menanamkan harapan baru.” (P.Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *