Bandung, Radarinterpol.com–Rencana aksi demonstrasi besar di Bandung hari ini juga berdampak pada dunia pendidikan. SMAN 1 Bandung, yang terletak di kawasan Jalan Dago, memutuskan meniadakan kegiatan belajar tatap muka untuk sementara waktu.
Pihak sekolah mengambil langkah tersebut karena lokasi sekolah masuk dalam wilayah yang disebut sebagai zona rawan terkait potensi kericuhan massa. Untuk memastikan keselamatan siswa dan guru, proses belajar dialihkan menggunakan metode pembelajaran jarak jauh (online).
Kebijakan ini menandakan bahwa dampak dari situasi politik dan sosial tidak hanya dirasakan di ruang publik, tetapi juga sampai ke lingkungan pendidikan. Para orang tua pun diminta tetap mengawasi anak-anak mereka selama proses belajar dari rumah berlangsung.
Langkah preventif ini diharapkan bisa menjaga keamanan seluruh warga sekolah, sekaligus memberi ruang bagi aparat keamanan untuk fokus mengendalikan kondisi di pusat kota tanpa harus mengkhawatirkan keselamatan pelajar. (erde)
















