Example floating
Example floating
KepolisianPemerintahanRegional

Dinkes Cimahi Gelar Skrining Tuberkulosis bagi Pegawai Pemda, Perkuat Deteksi Dini di Lingkungan Kerja

509
×

Dinkes Cimahi Gelar Skrining Tuberkulosis bagi Pegawai Pemda, Perkuat Deteksi Dini di Lingkungan Kerja

Share this article
Example 468x60

Cimahi,Radarinterpol.com—Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan skrining Tuberkulosis (TB) bagi aparatur pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan penemuan kasus serta pengendalian penyakit menular di lingkungan kerja. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Gedung B Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Cimahi pada Senin (16/03/2026).

Skrining ini diikuti oleh sebanyak 100 pegawai yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi. Pemeriksaan dilakukan melalui penjaringan gejala Tuberkulosis yang dilaksanakan secara paralel dengan pemeriksaan klinis serta pemeriksaan menggunakan perangkat portable X-ray guna mendukung deteksi dini kasus TB.

Dari total peserta yang mengikuti pemeriksaan, sebanyak 50 orang tercatat sebagai kontak erat dengan pasien Tuberkulosis. Para peserta tersebut telah mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sebagai langkah preventif untuk menekan risiko berkembangnya infeksi menjadi TB aktif.

Pelaksanaan skrining ini merupakan bagian dari strategi Active Case Finding (ACF), yaitu pendekatan penemuan kasus secara aktif dengan menjangkau kelompok masyarakat di berbagai lingkungan, termasuk tempat kerja. Melalui strategi tersebut, diharapkan kasus TB dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan sesuai standar yang berlaku.

Dalam kegiatan ini, pegawai yang terindikasi memiliki gejala Tuberkulosis akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur. Selain sebagai upaya deteksi dini, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pegawai mengenai gejala TB, langkah pencegahan penularan, serta pentingnya menjalani pengobatan hingga tuntas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati, mengatakan, skrining di lingkungan kerja merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan penemuan kasus TB, deteksi dini tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga perlu diperluas ke berbagai lingkungan termasuk tempat kerja.

“Deteksi dini tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga perlu diperluas ke berbagai lingkungan, termasuk tempat kerja, melalui skrining ini, kasus TB diharapkan dapat ditemukan lebih cepat sehingga pengobatan dapat segera dilakukan dan penularan dapat dicegah,” ucap Mulyati.

Mulyati menjelaskan, selain skrining TB, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol, serta konsultasi kesehatan terkait faktor risiko penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi.

“Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga merencanakan skrining lanjutan pada 30 dan 31 Maret 2026 bagi pegawai perangkat daerah lainnya sebagai bagian dari upaya mendukung target eliminasi Tuberkulosis tahun 2030 serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045”, pungkasnya. (HS)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *