Example floating
Example floating
KepolisianRegional

Kapolres Humbahas Pimpin Langsung Edukasi di Jalan, Operasi Patuh Toba 2026 Tekankan Disiplin dan Keselamatan Pengendara

323
×

Kapolres Humbahas Pimpin Langsung Edukasi di Jalan, Operasi Patuh Toba 2026 Tekankan Disiplin dan Keselamatan Pengendara

Share this article
Example 468x60

RADARINTERPOL-HUMBAHAS – Keselamatan berlalu lintas tidak cukup hanya disuarakan melalui imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui kesadaran, kedisiplinan, dan kepatuhan setiap pengguna jalan. Pesan inilah yang ditegaskan Kapolres Humbang Hasundutan AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., saat turun langsung menyapa dan mengedukasi masyarakat dalam pelaksanaan hari kesembilan Operasi Patuh Toba 2026, Selasa (3/11/2026).

Bertempat di depan Markas Komando Polres Humbahas, Jalan Doloksanggul–Siborongborong Km 12, Kapolres bersama personel Satuan Lalu Lintas melaksanakan sosialisasi keselamatan berkendara dengan mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan edukatif.

Kehadiran langsung pimpinan kepolisian di tengah aktivitas masyarakat tersebut menjadi penegasan bahwa Operasi Patuh Toba bukan semata-mata agenda penindakan terhadap pelanggar, melainkan upaya membangun kesadaran publik agar keselamatan menjadi kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari.

BUKAN SEKADAR TAKUT TILANG, TETAPI SADAR AKAN RISIKO KECELAKAAN

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran dan edukasi kepada pengendara yang melintas. Sejumlah pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan menjadi perhatian, antara lain tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk keselamatan, tidak melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kapolres juga mengingatkan bahwa kelalaian kecil di jalan raya dapat berakibat fatal. Penggunaan helm yang tidak sesuai standar, misalnya, dapat meningkatkan risiko cedera serius apabila pengendara mengalami kecelakaan.

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan harus lahir dari kesadaran pribadi, bukan semata-mata karena adanya petugas yang melakukan pengawasan.

KENDARAAN ANGKUTAN BARANG TURUT DISOROT, ODOL JANGAN DIABAIKAN

Selain kendaraan roda dua dan roda empat, perhatian juga diarahkan kepada pengemudi kendaraan angkutan barang, khususnya truk.

Personel kepolisian menyampaikan imbauan agar setiap kendaraan angkutan barang memenuhi ketentuan dimensi dan daya angkut sesuai peraturan yang berlaku. Praktik Over Dimension Over Loading (ODOL) berpotensi menimbulkan bahaya serius, baik bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

Kendaraan dengan muatan berlebihan dapat memengaruhi stabilitas, kemampuan pengereman, serta pengendalian kendaraan. Sementara kendaraan yang dimensinya tidak sesuai ketentuan juga berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Hal ini sejalan dengan semangat mewujudkan Indonesia Zero ODOL yang membutuhkan pengawasan, kepatuhan pengusaha angkutan, serta tanggung jawab para pengemudi.

HELM SNI GRATIS DAN HADIAH APRESIASI, POLISI HADIR DENGAN PENDEKATAN HUMANIS

Dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, Kapolres Humbahas bersama personel Satlantas turut membagikan helm berstandar SNI secara gratis kepada pengendara sepeda motor.

Tidak hanya itu, pengendara yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan menggunakan helm sesuai standar keselamatan juga mendapatkan apresiasi berupa boneka kecil.

Langkah tersebut menjadi pendekatan positif dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Pengendara yang tertib diberikan penghargaan, sementara masyarakat yang masih melakukan pelanggaran diberikan edukasi agar memperbaiki perilakunya.

Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan kampanye keselamatan melalui dialog langsung merupakan bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Melalui pendekatan humanis, seperti pembagian helm gratis dan pemberian apresiasi kepada pengendara yang tertib, kita berharap kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat. Termasuk kepatuhan terhadap ketentuan dimensi dan kapasitas muatan kendaraan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi pertimbangan utama setiap kali masyarakat menggunakan kendaraan.

“Jangan menggunakan helm hanya karena takut ditilang, tetapi karena ada keluarga yang menunggu kita pulang,” pesan Kapolres.

PENEGAKAN HUKUM HARUS PROFESIONAL DAN TRANSPARAN

Pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian melalui pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan.

Dalam pelaksanaannya, tindakan kepolisian harus tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan, mengedepankan profesionalitas, menghindari tindakan sewenang-wenang, serta memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Landasan pelaksanaan tertib berlalu lintas antara lain Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan beserta perubahan dan aturan pelaksanaannya. Ketentuan tersebut mengatur kewajiban pengendara, persyaratan kendaraan, penggunaan perlengkapan keselamatan, hingga tata cara penegakan hukum lalu lintas.

Dengan demikian, edukasi, pengawasan, dan penindakan harus berjalan secara seimbang. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dengan mematuhi aturan dan tidak mengabaikan keselamatan hanya demi mengejar waktu perjalanan.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Humbahas ingin menegaskan bahwa keselamatan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat.

Operasi Patuh Toba 2026 diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku pengendara, meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi, serta menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.

Kehadiran Kapolres bersama personel Satlantas di lapangan menjadi bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni membangun keamanan dan ketertiban melalui komunikasi, keteladanan, pelayanan, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

Sebab, keberhasilan operasi lalu lintas bukan hanya terlihat dari banyaknya pelanggar yang ditindak, melainkan dari semakin banyaknya masyarakat yang sadar untuk tertib tanpa harus diawasi.

Keselamatan adalah hak setiap pengguna jalan. Mematuhi aturan adalah kewajiban, sedangkan pulang dengan selamat merupakan harapan setiap keluarga. (P.Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *