Humbahas, Radarinterpol—Maraknya penyalahgunaan narkoba di Indonesia yang kini telah merambah hingga ke wilayah pedesaan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Menyikapi hal tersebut, Polres Humbang Hasundutan melalui Satuan Reserse Narkoba bersama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat, bersinergi membentuk Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Pasaribu, Kecamatan Doloksanggul.
Peresmian kampung tersebut dilaksanakan pada Jumat siang (12/6/2026) dan ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh perwakilan Bupati Humbang Hasundutan, Camat Doloksanggul Andri Purba. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kapolres Humbahas, Ipda Ronald Sitorus selaku Kaurbin Ops Satresnarkoba, Kepala Desa Pasaribu Rudi Pasaribu, Bhabinkamtibmas Brigpol Feber Manik, serta masyarakat setempat.
Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho, S.H., S.I.K., melalui KBO Satresnarkoba Ipda Ronald Sitorus menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Bersih Narkoba merupakan langkah nyata dalam upaya memerangi peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Doloksanggul.
“Kampung Tangguh Bersih Narkoba diluncurkan sebagai bagian dari upaya bersama dalam pencegahan, pemberantasan, dan penanggulangan narkoba dengan melibatkan peran aktif masyarakat di tingkat lokal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kondisi Humbang Hasundutan saat ini belum dalam kategori darurat narkoba, namun ancaman tersebut tetap ada dan harus diwaspadai bersama.
“Humbang Hasundutan bukan darurat narkoba, namun narkoba itu ada. Untuk itu, kita harus bersama-sama mencegah agar tidak berkembang,” tegas Ipda Ronald.
Menurutnya, konsep kampung tangguh ini dinilai efektif dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh narkoba melalui keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pencegahan, pengawasan, hingga penegakan hukum.
Sementara itu, Camat Doloksanggul Andri Purba menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Humbahas atas inisiatif pembentukan kampung tersebut. Ia menilai langkah ini sangat strategis dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan sehat.

“Ini adalah langkah yang sangat tepat dan strategis dalam menciptakan masyarakat yang aman dari bahaya narkoba. Kita harus bekerja sama untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di Kabupaten Humbang Hasundutan,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Pasaribu, Rudi Pasaribu. Ia berharap keberadaan Kampung Tangguh Bersih Narkoba dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Lingkungan sekitar kita adalah lokasi paling efektif untuk melakukan pencegahan. Dengan kebersamaan, kita bisa menjaga desa ini tetap bersih dari narkoba,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan semangat masyarakat yang secara serentak mengucapkan yel-yel, “Tolak Narkoba, Selamatkan Generasi Muda,” sebagai bentuk komitmen bersama dalam melawan narkoba.
Dengan terbentuknya Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Pasaribu, diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. ( P Lumbangaol)
















