Example floating
Example floating
PemerintahanRegional

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026: Pemkot Cimahi Dorong Pengelolaan Sampah Terintegrasi

511
×

Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026: Pemkot Cimahi Dorong Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Share this article
Example 468x60

CIMAHI,RADARINTERPOL.COM—Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Apel dan Aula Gedung A Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi ini ditujukan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Fokus utama dari peringatan ini adalah mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, kolaboratif, serta berkelanjutan di wilayah Cimahi. Rangkaian acara tersebut dibuka dengan kegiatan apel pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Cimahi menyerahkan santunan jaminan kematian kepada dua orang petugas penarik sampah dan satu pegawai outsourcing UPTD Pelayanan Persampahan dalam momentum tersebut. Lebih lanjut, pemerintah daerah juga meresmikan pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi Pengelolaan Persampahan Tingkat RT (PIC RT). Tim yang beranggotakan ASN dari berbagai perangkat daerah ini akan bertugas melakukan pendampingan secara langsung (door to door) kepada warga. Langkah edukasi ini diharapkan mampu memperkuat kebiasaan masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah langsung dari rumah masing-masing.

Selain pendekatan ke masyarakat umum, upaya kolaborasi juga diperluas ke ranah akademisi dan institusi pendidikan, yang diwujudkan lewat penandatanganan perjanjian kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Kota Cimahi untuk mengoptimalkan riset, edukasi, serta inovasi teknologi pengelolaan lingkungan. Di tingkat sekolah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, memaparkan penguatan Program Sekolah Sedekah Sampah yang melibatkan 94 sekolah. Melalui program ini, siswa diajak mengumpulkan sampah anorganik bernilai ekonomis, yang pada periode Ramadan lalu sukses mengumpulkan hingga hampir empat ton sampah daur ulang agar tidak menumpuk di tempat pembuangan akhir.

Dalam amanatnya, Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa penanganan isu lingkungan hidup saat ini sangat erat kaitannya dengan upaya mitigasi perubahan iklim. Ia memaparkan bahwa Kota Cimahi tengah menghadapi tantangan pengelolaan sampah yang cukup berat, dengan volume produksi harian mencapai sekitar 250 ton. Mengingat adanya rencana penghentian operasional TPA Sarimukti dalam waktu dekat, penyelesaian masalah sampah dari sumbernya menjadi sangat mendesak. Ngatiyana menekankan pentingnya sinergi pentahelix—melibatkan akademisi, dunia usaha, media, komunitas, dan masyarakat—agar kebijakan pembangunan berwawasan lingkungan tidak sekadar menjadi slogan.

Melalui berbagai langkah strategis dan kolaboratif tersebut, Pemkot Cimahi berharap agar peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini tidak sekadar berakhir sebagai acara seremonial. Momen ini diharapkan mampu menjadi titik tolak penguatan gerakan bersama untuk menekan volume timbulan sampah di berbagai lapisan masyarakat. Dengan kepedulian yang terus ditingkatkan, visi untuk mewujudkan Kota Cimahi yang bersih, sehat, dan memiliki ketahanan lingkungan yang berkelanjutan di tengah ancaman perubahan iklim diyakini dapat terwujud.  ( HS )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *