Example floating
Example floating
OrganisasiRegional

Pimpin Kembali IPSI Jabar, Phinera Wijaya Targetkan “Quattrick” Juara Umum di PON 2028

319
×

Pimpin Kembali IPSI Jabar, Phinera Wijaya Targetkan “Quattrick” Juara Umum di PON 2028

Share this article
Example 468x60

BANDUNG – Keberhasilan dalam mempertahankan prestasi pencak silat Jawa Barat di kancah nasional maupun internasional membawa H. Phinera Wijaya, S.E., atau yang akrab disapa Kang Icak, kembali dipercaya menahkodai IPSI Jawa Barat. Dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) XII yang digelar di Hotel Savoy Homann, Sabtu (02/05/2026), seluruh utusan perguruan dan IPSI Kabupaten/Kota sepakat memilihnya kembali secara aklamasi untuk masa bakti 2026-2030.

Amanah di Tengah Tantangan Anggaran

Dalam sambutannya, Kang Icak menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat silat Jawa Barat. Meski begitu, ia mengakui tantangan ke depan tidaklah mudah, terutama terkait adanya efisiensi dan refocusing anggaran pembinaan.

“Kondisi ekonomi nasional saat ini memang sedang penuh tantangan. Namun, hal itu tidak boleh menjadi alasan. Kami tetap optimis Jawa Barat akan terus menjadi barometer sekaligus menjaga tradisi juara di level nasional,” tegas Kang Icak.

Misi Besar: Target Quattrick PON

Salah satu target utama dalam periode kepemimpinan keduanya adalah mempertahankan gelar juara umum di ajang PON XXII NTB/NTT 2028. Jika berhasil, Jabar akan mencatatkan sejarah Quattrick (empat kali juara berturut-turut). Untuk mencapai hal tersebut, Kang Icak menekankan pentingnya pengurus yang memiliki loyalitas tinggi dan kredibilitas mumpuni.

Utusan PB IPSI, Benny G. Sumarsono, yang hadir mewakili Ketua Umum H. Sugiono, memuji rekam jejak Kang Icak. Ia menyoroti keberhasilan Jabar mencetak Hattrick juara umum pada PON 2016, 2021, dan 2024.

Capaian Strategis di Bawah Kepemimpinan Kang Icak

Selain prestasi di gelanggang, IPSI Jabar di bawah arahan Kang Icak dinilai sukses melakukan terobosan infrastruktur dan diplomasi, di antaranya:

Pembangunan Padepokan Terbesar: Berhasil merealisasikan Gedung Pusat Pencak Silat di Kiara Payung, Jatinangor seluas 8 hektar dengan investasi mencapai Rp45 miliar. Ini menjadikannya padepokan provinsi pertama yang menyaingi fasilitas TMII.

Dominasi Nasional & Internasional: Menjadi penyumbang atlet terbanyak bagi timnas di Asian Games 2018 serta konsisten meraih emas di ajang SEA Games (Vietnam, Kamboja, Thailand) dan Kejuaraan Dunia.

Inovasi Pencak Silat Militer: Menginisiasi lahirnya Pencak Silat Militer (PSM) melalui kolaborasi dengan Kodam III Siliwangi, KOSTRAD, dan Disjas TNI AD, serta memprakarsai Piala KASAD.

Pengembangan Pelatih: Mendukung program Road to Olympic dengan mengirimkan pelatih-pelatih terbaik ke mancanegara seperti Jepang dan Uzbekistan.

Acara Musprov XII ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi militer dan olahraga, termasuk Irwas Dam III Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin, Ketua KONI Jabar Prof. M. Budiana, serta perwakilan dari Kodiklat TNI-AD dan Dispora Jabar. ( Hendra )

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *