Example floating
Example floating
PemerintahanRegionalUmum

Pemkab Humbahas Gelar Perayaan Natal 2025 Dan Doa Bersama untuk Korban Bencana

597
×

Pemkab Humbahas Gelar Perayaan Natal 2025 Dan Doa Bersama untuk Korban Bencana

Share this article
Example 468x60

Radarinterpol.com-Humbahas,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama unsur masyarakat dan pimpinan lintas gereja menggelar Perayaan Natal dan Doa Bersama atas bencana yang terjadi di beberapa wilayah Humbahas, Selasa (…/12/2025). Suasana ibadah berlangsung khidmat, teduh dan penuh harapan.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) dengan sub tema “Kehadiran Allah melalui Kelahiran Yesus Kristus menjadi dasar ikatan kasih dalam keluarga untuk mewujudkan masyarakat Humbahas yang damai dan sejahtera.”

Prosesi ibadah dipimpin Pdt. Anton BG. Hutagalung, S.Th, diikuti para tokoh lintas gereja, pendeta, pastor, serta jajaran pemerintah, termasuk Bupati Humbahas, Wakil Bupati, Forkopimda, ketua lembaga-lembaga gerejawi, dan panitia Natal Bersama 2025.

Suasana haru menyelimuti ketika prosesi penyalaan lilin dilakukan diiringi lagu “O Holy Night”. Lilin dinyalakan oleh Pelayan Firman bersama Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, tokoh gereja, dan perwakilan masyarakat sebagai simbol damai, pengharapan baru, dan pemulihan bagi keluarga terdampak bencana.

Sejumlah simbol Natal juga diperkenalkan melalui narasi rohani, antara lain:

Alkitab – Pdt. Herlina Simbolon, S.Th
Salib – Ev. Marlina Munte, S.Th
Lilin – Pdt. Firman Hutagaol, S.Th
Pohon Natal – Ev. Donna Aritonang, M.Th
Vandel Oikoumene – Pdt. Joas Nainggolan
Simbol Keluarga – Pdt. Jusuf Sianturi
Setiap simbol menggambarkan makna mendalam mengenai karya kasih Allah bagi keluarga, gereja, dan masyarakat.

Pesan Natal disampaikan oleh Pdt. Godman Tampubolon, S.Th, M.Pdk, yang menekankan bahwa kasih Allah melalui kelahiran Yesus Kristus harus diwujudkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.
“Kasih itu tidak berhenti sebagai renungan, tetapi diwujudkan dalam perbuatan,” tegasnya.

Sementara itu, kotbah utama oleh Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th (Sekjen HKBP) menyoroti kondisi moral masyarakat yang makin tergerus zaman—egoisme, perpecahan dalam keluarga, penggunaan teknologi secara salah, serta maraknya fitnah dan saling mencela. Ia mengajak jemaat kembali kepada kasih dan kebenaran Kristus.

Dalam sambutannya, Bupati Humbahas menyampaikan pesan Natal yang kuat dan menggugah, terutama di tengah bencana yang baru melanda beberapa wilayah Humbahas.

“Kelahiran Kristus adalah tanda bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita. Di tengah kesedihan akibat bencana, kita percaya bahwa kasih dan penyertaan Tuhan memberi kekuatan untuk bangkit,” ujar Bupati.

Ia juga mengapresiasi seluruh tokoh gereja, Forkopimda, relawan, dan masyarakat yang telah saling membantu serta menunjukkan solidaritas. Bupati menegaskan bahwa keberagaman dan persatuan lintas denominasi merupakan kekuatan besar bagi Humbahas.

“Natal bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi panggilan untuk hadir bagi sesama—bukan hanya melalui kata-kata, tetapi lewat tindakan nyata,” tegasnya.

Menutup pesannya, Bupati berdoa agar damai Natal memenuhi setiap keluarga dan membawa pemulihan serta semangat baru bagi seluruh masyarakat Humbang Hasundutan.

Perayaan Natal Pemkab Humbahas tahun ini tidak hanya menjadi ibadah bersama, tetapi juga momentum refleksi dan solidaritas atas berbagai bencana yang terjadi. Kehadiran pemerintah, gereja, dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama membangun Humbahas yang lebih kuat, damai, dan penuh kasih.

Acara ditutup dengan doa berkat dan puji-pujian, meninggalkan suasana damai dan sukacita Natal bagi seluruh yang hadir.
(P.Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *