Example floating
Example floating
KepolisianNasionalPemerintahanRegionalTNIUmum

BNPB Resmi Pamit dari Humbang Hasundutan, Bupati Oloan Nababan Tegaskan Penanganan Bencana adalah Tanggung Jawab Moral Pemerintah

518
×

BNPB Resmi Pamit dari Humbang Hasundutan, Bupati Oloan Nababan Tegaskan Penanganan Bencana adalah Tanggung Jawab Moral Pemerintah

Share this article
Example 468x60

Rararinterpol.com-Humbahas,– Setelah tujuh hari melakukan operasi intensif pencarian, pertolongan, dan evakuasi korban akibat bencana banjir dan longsor, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menutup Operasi SAR di Kabupaten Humbang Hasundutan. Penutupan dilakukan pada Selasa, 2 Desember 2025, di lokasi bencana Panggugunan, Kecamatan Pakkat, sekaligus menandakan berakhirnya fase pencarian utama dan dimulainya fokus baru pada pemulihan pascabencana.

Sehari setelah penutupan operasi, pada Rabu, 3 Desember 2025, BNPB secara resmi berpamitan kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan. Prosesi pamit pulang dilaksanakan di Ruang Kerja Bupati, Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, dan diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH. Hadir pula mendampingi: Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Staf Ahli Parman Lumbangaol, Kepala Bapelitbangda Pahala Lumbangaol, Kadis PUTR Reinward Marpaung, serta Plt. Kadis Kominfo Irma Simanungkalit.

Kepala BNPB yang diwakili oleh Tenaga Ahli Deputi Bidang Kedaruratan, Kolonel Laut Samuel Panggabean, menyampaikan bahwa meski operasi resmi ditutup, BNPB belum sepenuhnya meninggalkan Humbang Hasundutan. Dua orang staf BNPB tetap ditempatkan di daerah tersebut untuk mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan lanjutan.

“Kami kembali ke Jakarta, tetapi bukan berarti meninggalkan masyarakat Humbang Hasundutan. Dua staf kami tetap tinggal untuk memastikan koordinasi dan pendampingan berjalan efektif,” ujarnya.

Kolonel Samuel menegaskan bahwa pada tahap ini, fokus utama bukan lagi pada penyebab bencana, tetapi pada pemulihan pascabencana, termasuk pendampingan para korban dan pengungsi yang masih menghadapi trauma.

“Pemulihan psikososial adalah aspek penting agar masyarakat dapat kembali stabil secara mental dan emosional. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Bupati Oloan Nababan menyampaikan apresiasi yang tulus atas kerja keras BNPB selama operasi berlangsung. Menurutnya, kehadiran BNPB memberi dukungan signifikan bagi percepatan penanganan darurat.

“Penanganan bencana bukan sekadar tanggung jawab teknis, tetapi tanggung jawab moral pemerintah untuk melindungi dan melayani masyarakat. Terima kasih kepada BNPB atas dedikasi dan kerja keras selama tujuh hari terakhir,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan telah memperpanjang status tanggap darurat selama tujuh hari ke depan, sebagai langkah strategis agar penanganan lanjutan berjalan cepat dan tanpa hambatan administratif.

Dalam pertemuan itu, Pemkab Humbang Hasundutan juga telah mengajukan surat resmi kepada BNPB sebagai landasan hukum untuk pemenuhan kebutuhan bantuan lanjutan. Hal ini meliputi kebutuhan logistik, peralatan, hingga dukungan rehabilitasi awal.

Selain itu, Bupati Oloan menyampaikan harapan agar ke depan BNPB dapat memperkuat kolaborasi dengan BMKG, khususnya dalam penyediaan data dan sistem deteksi dini bencana.

“Kami berharap adanya integrasi data dan informasi mitigasi bencana, sehingga risiko dan dampak bencana di masa mendatang dapat diminimalisir. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan,” kata Bupati.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menegaskan komitmen untuk terus bergerak cepat dalam proses pemulihan, mencakup:

Perbaikan infrastruktur terdampak

Rehabilitasi rumah warga

Pembersihan material longsor dan lumpur

Pemulihan sarana pendidikan dan kesehatan

Pendampingan psikososial bagi korban

Penyaluran logistik bagi pengungsi dan warga terdampak

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, Bupati Oloan optimis masyarakat Humbang Hasundutan akan pulih dan bangkit kembali.

Peristiwa banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah di Humbang Hasundutan ini telah menggugah banyak pihak untuk saling membantu. Bupati menegaskan bahwa solidaritas dan gotong royong seluruh elemen masyarakat adalah kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan.

“Masyarakat Humbang Hasundutan adalah masyarakat yang kuat dan tangguh. Pemerintah akan selalu hadir bersama mereka,” tutup Bupati Oloan. (P.Lumbangaol)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *